Jauh sebelum derap langkah modernisasi menyentuh sudut-sudut Desa Kekeri, tunas pendidikan telah lama disemai di tanah yang subur ini. SD Negeri 2 Kekeri berdiri sebagai saksi transformasi sosial di Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat. Secara historis, sekolah ini lahir dari kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya akses pendidikan dasar yang dekat dengan pemukiman, di mana kala itu lahan persawahan yang membentang luas menjadi pemandangan utama sekaligus napas ekonomi warga. Terletak di Jalan TGH. Nuruddin, lokasi sekolah ini memegang nilai strategis karena berada tepat di jantung pemerintahan desa, menandakan bahwa sejak awal, institusi ini dirancang untuk menjadi pilar utama dalam membangun peradaban di tingkat lokal. Sejarah pendiriannya tidak lepas dari gotong royong warga desa yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan buruh, yang dengan tulus menitipkan mimpi-mimpi besar anak-anak mereka kepada para pendidik di sekolah ini. Dalam lintasan waktu, gedung-gedung kelas yang kini berdiri kokoh telah melewati berbagai fase perkembangan kurikulum, namun satu hal yang tidak pernah berubah adalah keterikatannya dengan nilai-nilai religius dan budaya Sasak yang kental, menciptakan sebuah harmoni antara ilmu pengetahuan dan kearifan lokal. 

Seiring bergulirnya waktu, SD Negeri 2 Kekeri terus bermetamorfosis mengikuti tuntutan zaman yang kian dinamis. Dari semula yang hanya melayani masyarakat lokal di sekitar persawahan, sekolah ini kini telah berkembang menjadi kawah candradimuka bagi 279 peserta didik dengan latar belakang yang sangat majemuk. Pertumbuhan pemukiman berupa perumahan (BTN) di sekitar sekolah membawa warna baru dalam sejarah sekolah; pertemuan antara warga asli desa dengan kaum pendatang menciptakan sebuah laboratorium sosial di mana nilai-nilai toleransi dan kebinekaan dipraktikkan secara nyata setiap hari. Di bawah nakhoda Hj. Baiq Nurhaini, S.Pd., sekolah ini tidak hanya mempertahankan tradisi keunggulannya, tetapi juga merangkul digitalisasi pendidikan melalui penggunaan teknologi seperti Chromebook dan LCD proyektor sebagai alat bantu utama. Sejarah mencatat bahwa meskipun sebagian besar murid berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah, daya dukung serta perhatian orang tua tetap menjadi energi utama yang menjaga nyala api pendidikan di sekolah ini tetap berkobar. Keberhasilan menjaga iklim keamanan sekolah dan kualitas pembelajaran yang stabil adalah bukti dedikasi para guru yang mayoritas telah tersertifikasi, yang terus membimbing murid dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran.  

Kini, SD Negeri 2 Kekeri berdiri di ambang fajar baru pendidikan melalui implementasi Kurikulum Merdeka yang mengusung semangat "Pembelajaran Mendalam". Visi "BERDASI"—sebuah akronim dari Beriman dan Bertakwa, Berkarakter, Cerdas, dan Berprestasi—bukan sekadar deretan kata, melainkan kristalisasi dari cita-cita sejarah sekolah untuk mencetak generasi yang paripurna secara intelektual dan spiritual. Tradisi literasi pagi yang rutin dijalankan merupakan upaya sadar untuk terus meningkatkan kompetensi murid di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Melalui kolaborasi lintas sektor, SD Negeri 2 Kekeri sedang menulis babak sejarah baru yang lebih inklusif dan progresif. Sekolah ini berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang "berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan", di mana setiap anak diberikan ruang untuk mengeksplorasi bakat dan minat mereka tanpa kehilangan jati diri sebagai anak bangsa yang religius dan peduli lingkungan. Dengan memegang teguh warisan sejarah masa lalu dan keberanian untuk berinovasi di masa kini, SD Negeri 2 Kekeri optimis akan terus menjadi mercusuar pendidikan yang mencerahkan bagi masyarakat Kekeri dan sekitarnya hingga generasi-generasi mendatang.