Program bidang kurikulum di SD Negeri 2 Kekeri untuk Tahun Pelajaran 2025/2026 dirancang sebagai manifestasi transformasi pendidikan yang komprehensif melalui implementasi Kurikulum Merdeka yang berpusat pada murid dengan mengadopsi Pendekatan Pembelajaran Mendalam guna menciptakan ekosistem belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan bagi seluruh peserta didik. 

Secara fundamental, kurikulum ini mengorganisasikan proses pembelajaran ke dalam tiga fase utama, yaitu Fase A untuk kelas I dan II sebagai fondasi literasi dan numerasi, Fase B untuk kelas III dan IV yang mulai mengintegrasikan konsep ilmu pengetahuan yang lebih kompleks, serta Fase C untuk kelas V dan VI sebagai tahap pemantapan kompetensi akademik dan karakter sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah. 

Struktur kurikulum yang diterapkan tidak hanya berfokus pada penguasaan materi esensial dalam mata pelajaran inti seperti Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPAS, tetapi juga memberikan ruang yang sangat luas bagi pengembangan muatan lokal seperti Bahasa Sasak untuk pelestarian budaya daerah serta Bahasa Inggris untuk membekali siswa dengan kecakapan komunikasi global yang kompetitif. 

Keunggulan program kurikulum di sekolah ini terletak pada integrasi yang harmonis antara kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler, di mana penguatan profil lulusan diwujudkan secara konkret melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang mencakup pembiasaan disiplin, ibadah, olahraga rutin, konsumsi makanan sehat bergizi, kegemaran belajar melalui literasi dan numerasi, semangat bermasyarakat yang gotong royong, serta edukasi pola istirahat yang sehat, dengan total alokasi waktu mencapai 252 Jam Pelajaran per tahun. 

Dalam aspek pedagogis, guru-guru didorong untuk menerapkan metode Student Center Learning yang inovatif, di mana setiap modul ajar dirancang untuk memicu rasa ingin tahu, kreativitas, dan kemampuan bernalar kritis siswa melalui eksplorasi dan kolaborasi lintas disiplin ilmu. Selain itu, sistem kurikulum ini ditopang oleh mekanisme asesmen yang otentik dan variatif, mulai dari asesmen formatif yang dilakukan secara berkelanjutan untuk memantau kemajuan belajar setiap hari, hingga asesmen sumatif yang menggunakan instrumen portofolio, unjuk kerja, dan proyek nyata yang lebih mencerminkan kemampuan riil siswa dibandingkan sekadar tes tertulis tradisional. 

Seluruh rangkaian program kurikulum ini dievaluasi secara periodik melalui refleksi bersama antara pendidik, kepala sekolah, dan pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa strategi pengajaran yang digunakan tetap relevan dengan kebutuhan murid dan perkembangan zaman. Dengan komitmen yang kuat terhadap peningkatan kualitas mutu pendidikan, kurikulum SD Negeri 2 Kekeri berusaha menjamin bahwa setiap anak mendapatkan layanan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan transformatif, sehingga tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga memiliki integritas moral dan kecakapan hidup yang kokoh sebagai bekal menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Sinergi antara kurikulum nasional dan nilai-nilai lokal ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing tinggi, sekaligus menjadikan sekolah sebagai lingkungan yang inspiratif bagi tumbuh kembang potensi setiap individu peserta didik secara holistik dan berkelanjutan.