Kegiatan kokurikuler di SD Negeri 2 Kekeri pada tahun pelajaran 2025/2026 dirancang secara sistematis sebagai bagian integral dari pengorganisasian pembelajaran yang tidak terpisahkan dari upaya penguatan karakter siswa, di mana program ini diwujudkan melalui skema pembelajaran kolaboratif lintas disiplin ilmu yang berfokus pada pengembangan delapan dimensi profil lulusan melalui implementasi inovatif yang disebut Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Pelaksanaan kokurikuler ini memiliki alokasi waktu yang sangat signifikan, yakni total 252 Jam Pelajaran (JP) per tahun, yang didistribusikan ke dalam tujuh pilar kebiasaan utama yang dilakukan secara konsisten untuk membentuk ekosistem sekolah yang positif, sehat, dan religius. Pilar pertama adalah "Bangun Pagi" melalui program Senin Ceria dengan alokasi 18 JP yang bertujuan menanamkan kedisiplinan sejak dini dengan mendengarkan cerita inspiratif tentang manfaat memulai hari lebih awal, yang kemudian disinergikan dengan pilar "Beribadah" atau Senang Beribadah dengan alokasi 36 JP melalui kegiatan nyata seperti shalat berjamaah, literasi Al-Qur'an, dan kegiatan Imtaq setiap hari Jumat guna memperkokoh kecerdasan spiritual siswa. Selain aspek batiniah, sekolah sangat mementingkan kesehatan fisik melalui pilar "Berolahraga" atau Segar Bugar yang mendapatkan porsi waktu terbesar yakni 72 JP setahun, di mana seluruh warga sekolah diwajibkan mengikuti senam pagi rutin setiap hari Kamis dan Sabtu untuk memastikan kebugaran jasmani tetap terjaga. Hal ini didukung pula oleh pilar "Makan Sehat Bergizi" selama 36 JP yang membiasakan siswa mengonsumsi menu bekal bergizi seimbang secara bersama-sama di sekolah demi menunjang pertumbuhan fisik yang optimal. Dalam aspek kognitif dan pengembangan intelektual di luar jam kelas formal, terdapat pilar "Gemar Belajar" atau Belajar Asyik dengan alokasi 36 JP yang diisi dengan penguatan literasi, numerasi, serta metode tutor sebaya yang menyenangkan, sementara untuk membangun jiwa sosial, pilar "Bermasyarakat" melalui program Bersih Itu Sehat dialokasikan selama 36 JP untuk kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan sekolah, berbagi alat tulis, dan menumbuhkan rasa empati antar sesama. Pilar terakhir yang melengkapi siklus hidup sehat siswa adalah "Tidur Cepat" atau Pagi Ceria dengan alokasi 18 JP yang memberikan edukasi berkelanjutan mengenai pentingnya istirahat yang cukup bagi regenerasi sel tubuh dan kesiapan mental sebelum kembali belajar di esok hari.
Seluruh rangkaian kegiatan kokurikuler di SD Negeri 2 Kekeri ini tidak hanya sekadar pemenuhan jam pelajaran, melainkan sebuah strategi kebudayaan sekolah yang mendalam untuk memastikan bahwa setiap peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, bernalar kritis, kreatif, mandiri, dan memiliki semangat gotong royong yang kuat sesuai dengan jiwa Kurikulum Merdeka yang mengedepankan pembentukan karakter unggul secara holistik dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks di masa depan.
